Budget Traveling – Vietnam, Kuala Lumpur, Singapore

Catatan perjalanan yang baru sempat ditulis setahun kemudian ūüôā

Perjalanan 6-10 October 2011, yang ini moment ulang tahun pernikahan kami yang ke 9. Sudah menjadi komitmen saya dan suami untuk setiap tahun pada event ulang tahun pernikahan untuk menyempatkan traveling berdua saja tanpa anak – anak.


Destinasi kali ini adalah Vietnam, seperti biasa kami hunting tiket Air Asia setahun sebelumnya. Meski sebelum berangkat sempat ragu-ragu karena suami saya sedang terlibat dalam project migrasi billing besar di kantornya. Finnaly kami bisa berangkat juga, sekaligus membantu tim migrasi melakukan testing call Roaming ;). Satu dayung bisa 3 pulau terlampaui Liburan, testing call dari Singapura, Malaysia dan Vietnam.


Dengan Air asia kami menuju LCCT Kuala Lumpur, sampai di LCCT tengah malam, menunggu next flight pagi harinya kami menginap di bandara ini. Kita bisa tidur dimana saja, ada bangku panjang yang lumayan untuk memejamkan mata sejenak.

Pagi-pagi kami segera meluncur ke counter check in Air Asia  Flight ke Hanoi, penerbangan sekitar 3 jam dari kuala lumpur. Tibalah kami di Hanoi. Kami menginap di May De Ville Backpackers hostel   hanoi yang kami pesan melalui hostelworld, termasuk penjemputan di bandara  sehingga kami tidak perlu repot mencari lokasi penginapan kami di Hoan Kiem District Hanoi.

Day 1 – The Old Quarter

Setelah sampai di penginapan kami beristirahat sejenak sekitar pukul 3 sore kami berjalan keluar berbekal touris map dan sedikit informasi dari penjaga penginapan.

Mengelilingi  the old Quarter  tujuan pertama kami. Suasana The Old Quarter selalu hidup, ramai dengan motor-motor yang berlalu lalang, toko-toko dan para pedagang pinggir jalan, turis dari berbagai penjuru dunia, menjelajahi daerah yang dipadati rumah-rumah yang terkenal dengan sebutan tunnel houses atau rumah terowongan, karena memang bentuknya yang sempit dan memanjang ke dalam. Begitu pula bentuk penginapan kami, dari depan terlihat kecil, ternyata didalamnya memanjang.


Kami menuju Hoan Kiem Lake sebuah danau di tengah kota  yang ditengahnya terdapat Turtle Tower  dan Red bridge.  Danau ini sangat ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun luar negeri  hanya sekedar duduk-duduk dibangku pinggir danau, berolah raga bahkan berfoto prewedding. 

Kami menyeberangi danau dan sudah berada di  patung Monumen Ly Thai To menyusuri jalan sampai akhirnya di Opera House Hanoi.
Setelah mengisi perut dengan makanan yang terasa aneh di lidah, kami membeli Tiket Water Puppet  Show di hang Long Water Puppet Theater yang terkenal. Pertunjukan panggung boneka dengan media panggung berupa air diiringi oleh alunan musik tradisional yang dimainkan para musisi dan penyanyi serta diselingi oleh lawakan-lawakan dalam bahasa vietnam tentunya.
 
 
Day 2
Kami mengambil 1 day tour ke Ha Long Bay, perjalanan darat dari Hanoi ke Ha Long Bay sekitar 3-4 jam. Destinasi kami¬†¬†mengitari Teluk Bai Tu long, Pulau Yen Ngua, dan Sot Sung dengan Boat tradisioanl Vietnam. Cuaca mendung dan gerimis impact adanya badai di china hari sebelumnya. Setelah menaiki boat, terhidanglah menu makan siang untuk kami, seafod yang rasanya lumayan. Dalam boat ini juga disajikan minuman kaleng dingin tapi tidak termasuk service, jadi bayar lagi ūüėČ
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Rute pertama Teluk Bai tu long, dipersilahkan berkayaking, atau jika tak pede alias takut seperti saya bisa mengganti dengan perahu yang bisa diisi 5 orang, jadinya berperahu bukan berkayaking. Setengah jam kemudian mengelilingi kawasan UNESCO the World heritage 
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
 
Terakhir ke  Sot Sung atau Surprise Grotto di Bo Hon Island, dan merupakan salah satu dari gua-gua terbaik dan terluas Ha Long Bay. Jalan naik ke gua ditutupi oleh pohon dan dedaunan, dan terdiri dari blok batu besar. Di dalam nya banyak stalaktit menggantung dari langit-langit tinggi, dengan berbagai  bentuk.
OLYMPUS DIGITAL CAMERA 
*hal unik yang saya temukan disini masyarakat lokal yang berwisata ke gua ini dimana jalan keluarnya harus harus menuruni tangga berbatu , banyak  memakai high heels setinggi 10cm . ngilu melihatnya.
 
Day 3
Kami kembali ke KL dengan filgh Air Asia pertama, di kuala lumpur menuju KL Central karena ingin  mengeksplore kuala lumpur.
Sampai di KL Sentral kami harus segera mencari tiket kereta menuju singapore untuk malam harinya karena pesawat ke jakart kami ambil dari singapore. Agak panik karena hari minggu penumpang cukup ramai, Sudah kami browsing sejak di vietnam full boked bis maupun kereta. Akhirnya alhamdulillah Go Show di KL Sentral dapat 2 tiket kereta KL- Singapore. 
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Baru setelah itu mengunjungi salah satu teman, keluarga mas Arief darmawan dan Uliya Mahalin . Dengan petunjuk mereka kami temukan juga lokasi tempat tinggalnya. Kami diantar ke petronas * wong ndeso mau potret di petronas hahhhah. Agak terburu-buru karena takut tertinggal kereta ke SING kami kembali ke KL Sentral . Terimakasih jamuanya mas arif dan ,haliin. 
 
Day 4
Perjalanan dengan kereta KL-SING dengan  Kereta Api Ekspres Senandung Malam berangkat malam hari pukul 21.20 dari Kuala Lumpur dan sampai di Singapura pukul 8.15 pagi esok harinya. Menunggu fligh sore hari kami habiskan waktu di sekitar Orchard Road, menikmati Es cream potong beralas roti tawar. 
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s