Dari Kuil ke Kuil – Day 7

Hari ke 7 di Jepang. Hari paling padat destinasi dalam kunjungan saya dan @sapijowo ke negeri sakura ini. Bangun pagi itu, cuaca agak mendung. Memandang keluar jendela kamar, persis di depan minshuku mengalir tenang sungai membelah kota dan bukit. Kyoto memang akan memerah puncaknya di akhir November. Jadi pemandangan bukit akan jauh lebih indah lagi, 2 minggu dari  hari ini (12 November 2013). Turun ke bawah, sudah disambut dengan sarapan sehat dan lezat ini. Menu no sake dan no butaniku. brikfes  Sarapan nikmat sekali, dengan menu meriah khas jepang. Ikan, sayur, buah dan tak lupa sup miso. Bekal yang lebih dari cukup untuk mengarungi hari. depan minshuku sekitar2

Di dekat minshuku ada 2 site world heritage, yaitu Byodo-In dan Ujigami Jinja. Sebelum ke sana kami mampir dulu ke Kosho-Ji, Satu temple yang cukup besar di Uji. ditempuh dengan 10 menit perjalanan dari penginapan. Pagi itu kuil sepi sekali, hanya tampak seorang bapak penjaga di luar dan kami berdua. Indah, bersih dan sunyii .. lama lama takut sendiri 🙂  kosho-ji

Lepas dari Ksoho-Ji, kami ke Ujigami Jinja. Di depan temple, banyak lampion. Wah kalo malam, pasti bagus banget.ujigami

kemudian lanjut ke Byodo-In. Destinasi utama semua kunjungan ke Uji. Temple utamanya-phoenix Hall sedang direnov, meski tak mengurangi kecantikan lingkungan kuil ini. Di dalam kompleks juga ada museum, yang modern dan agak kontras dengan bangunan tradisional di sekeliling. Museum ini menyimpan banyak peninggalan sejarah dari abad 10, yang terawat dengan sangat baik. Pengunjung diatur sedemikian rupa sehingga dapat menikmati semua koleksi dengan nyaman.  byodo-inTak terasa sudah pukul 10, waktunya check out.  Kami bergegas kembali ke penginapan, yang ternyata hanya 5 menit jalan kaki. Dan baru ngeh, oh ini rupanya jalan yang menyeramkan semalam 🙂 Uji oleh2Kemudian tiba waktu yang paling menyenangkan buat @sapijowo, yaitu berbelanja. Uji di hari Selasa itu memang tidak terlalu ramai, namun masih banyak wisatawan lokal yang datang berombongan. Uji memang dikenal sebagai kota teh. Jadilah kami bergabung bersama mereka dalam keramaian toko oleh-oleh. Hampir semua toko menjual teh ataupun produk turunannya. Kagum juga teh bisa berubah menjadi es krim green tea, cookies green tea, manju dan mochi. Akhirnya ransel kami beranak di sini, dengan segembolan oleh – oleh.  futari inari Dari Uji kami melanjutkan perjalanan ke Fushimi Inari Shrine. Yang terkenal dengan lorong kembar bercat oranye.tokufujiPerjalan dilanjutkan dengan mengunjungi taman terindah sejepang, di Tokufuji temple . Ramai sekali pengunjungnya, terutama di Tokufuji garden. Semua sibuk menikmati dan mengabadikan keindahan momiji. kiyomizu  Destinasi terakhir adalah Kiyomizudera temple . Kami menepatkan waktunya dengan sunset, untuk menikmati waktu tenggelamnya matahari di kuil kayu terbesar di dunia ini. kyoto    

@agung_erwan

20131229

Advertisements

One thought on “Dari Kuil ke Kuil – Day 7

  1. Pingback: Time to Go home – Japan day 8 | Keluarga AES : Sebuah kisah perjalanan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s