London Day 6 – Ziarah Stadion

*Another very late post

London, Day 6 – 3 Mei 2014

Plan hari ini adalah ziarah stadion. Ada 3 tujuan yaitu Wembley, kemudian ke Upton Park nonton live West Ham vs Spurs, diakhiri stadium tours di Emirates-kandang Arsenal.

Supaya lengkap, nampil sedikit suasana di Stamford Bridge-kandang Chelsea. Sedikit ceritanya sudah saya tulis di sinichelsea1

Pagi itu dari Wisma Indonesia, saya berangkat bareng dengan sesama penginap yang mau stadium tour ke Wembley. Kali ini naik Bis, bis tingkat khas London, dengan menggunakan pembayaran via Oyster Card yang saya punya. Sungguh kemudahan transport dan mode bayarnya ini membuat saya jeles. Kapan Indonesia bisa seperti ini.

Ternyata Wembley tidak terlalu jauh, karena 15 menit perjalanan Bis sudah sampai. Waktunya agak tight, karena pertandingan West Ham berlangsung tengah hari, jadi akhirnya saya singkat saja. Cukup melihat di mana gate untuk Stadium Tour(di belakang patung Bobby Moore), mampir sebentar ke Official Store dan cabut. Kompleks Wembley ini sungguh besar dan megah. Di sekelilingnya banyak tersedia hotel mewah dan juga mall, untuk memanjakan para pengunjung stadion.

wembley10

Dari Wembley saya menuju stasiun Wembley Park untuk meneruskan perjalanan ke Upton Park. Sesuai peta, perjalanan menggunakan kereta akan menempuh waktu 1 jam lebih, Dari Barat London ke Timur London, sesama daerah luar kota (Zona 3 & 4).

rute

wembley11

Supaya aman, Oyster saya Top-up dulu. Karena di luar zona 1 & 2 tidak akan tercover dalam 7-days travelcard yang saya beli. Di stasiun Wembley park, di beberapa sudut sudah dihias tentang Final Piala FA yang tidak lama lagi akan dilangsungkan.

Perjalanan kali ini menjadi sangat berkesan, karena faktor waktunya mepet, belum tau pasti lokasi tujuannya dan lebih parah tiket pertandingan juga  belum di tangan. Ditambah dengan :

1. Dari Wembley Park salah ambil kereta, malah menjauhi. Jadi akhirnya waktu 20 menit terbuang percuma.

2. Ketika sampai stasiun Aldgate, kereta berhenti karena ada perbaikan jalur. Sempat berputar-putar bingung di antara gedung-gedung, sebelum akhirnya menemukan stasiun Aldgate East yang ternyata cuman sekitar 500 meter di sebelahnya. Map lengkapnya di sini

3. Keluar dari stasiun Upton Park, ngantri cukup panjang. Polisi mengatur dengan tertib supaya keluar dengan lancar. Aura bola sudah sangat kental di sini. Di sana sini fans dengan kostum West Ham mulai menyanyi.

westham1

4. Berikutnya di mana harus mengambil tiketnya, nanya sama mas Security ditunjukkan loket penukaran tiket. Langsung ngantri lagi, padahal pertandingan sudah dimulai 😦

westham2

Akhirnya setelah sekitar 10 menit tiba giliran, menunjukkan paspor dan voila…tiket di tangan.

westham3

5. Mencari pintu masuk Bobby Moore (rupanya legenda Inggris yang patungnya ketemu tadi pagi di Wembley adalah salah satu pahlawan di West Ham FC ini). Ikut ngantri di Gate 44, bingung bagaimana cara membuka pintunya. Demi melihat wajah bingung, satu penonton di antrian belakang saya memberi petunjuk dalam bahasa Tarzan.  Rupanya cukup scan tiketnya di tempat yang disediakan, kemudian kita tinggal dorong saja pintu besinya.

westham4

6. Lariiii … sudah ketinggalan hampir 20 menit. Habis nanya ke abang OB, akhirnya menemukan tempat ini. Pasti kursinya di antaranya.

westham5

7. Dan akhirnya ketemu, nyelip di antara Bule yang tinggi-tinggi banget, beraroma Beer, berdiri semua, dan menyanyi bersama. Di sebelah kiri ada yang bersama pasangannya. Di sebelah depan ada anak, bapak dan kakek. Dan hampir di semua sudut rupanya mereka menonton sambil hang out dengan teman dekat. Posisi saya di sudut, dan rupanya sudut ini penonton tidak mengenal duduk, kecuali istirahat. Itupun karena sebagian besar ke kamar kecil ataupun membeli makanan.

westham6

8. Melihat para pemain dan pelatih yang biasanya dari layar kaca secara langsung. Mas Andy Carrol mengambil tendangan bebas, Mas Christian Eriksen, Mas Stewart Downing, Mas Adebayor, Mas Paulinho,  Mas Tim Sherwood, dan mas – mas siapa namanya yang kalo jam istirahat mengembalikan rumput yang tercongkel ke tempatnya. westham10 westham80westham126westham127

9. Dan akhirnya peluit panjang pun berakhir, dengan kemenangan West Ham. Sungguh hari yang indah, meski secara saya fans nya Arsenal, tapi demi melihat kekalahan Spurs sudah sangat memberi hiburan(fans Arsenal pasti tahu :P). Semua bertepuk tangan, berpelukan (saya engga.. wong ga ada yang kenal hehehe) dan bubar dengan tertib.

westham11 westham12  westham124

10. Saya menyempatkan diri untuk mengunjungi Store mereka, dan karena ini sudah menjelang akhir musim, jadi  banyak sekali jersey didiskon. Sayangnya size sisa XL, XXL dan XXXL, sudahlah gak muat, segan juga berebut dengan para fans lokal yang gede-gede. Ada kejadian lucu, ketika beberapa fans west ham yang berjalan iseng menggedor-gedor kaca mobil fans spurs yang lewat. Saya pikir bakal dipecahin kaya bubaran Arema vs Persebaya atau Persib vs Persija. Rupanya mereka selesai nonton saling ketawa-ketawa saja. Wah kecewa 😛westham129

11. Jika antrian keluar stasiun pas datang saya pikir sudah panjang, ternyata saya salah sangka. Antrian ketika kembali masuk stasiun untuk pulang, jauhhh lebih panjang. Ada kali 1 kilo panjang ularnya. Meski begitu tertib, dengan adanya polisi yang sigap berjaga dan juga beberapa polisi berkuda.

westham125

Lanjut ke tujuan berikutnya stasiun Arsenal. Kunjungan ke markas Arsenal-sebelumnya Highbury sekarang Emirates, ini sudah saya dambakan semenjak awal saya mendukung Arsenal tahun 1997. Perasaan seperti ini memang susah dimengerti jika kita bukan penyuka bola, terlebih bukan fans klub tertentu.

Keluar dari stasiun sudah disambut dengan jadwal pertandingan ke depan. Mengikuti arah, sampai juga saya di pintu stadiun yang dekat dengan Superstore. Nanti saja deh ke Superstorenya, kita lihat penampakan Emirates dulu.

arsenal1

Nah ini dia … megah sekali. Patungnya mas Dennis Bergkamp juga gagah betul.

arsenal3arsenal4

Puas berkeliling, saya ikut program Emirates stadium tour. Kita diberikan perlengkapan audio yang akan menemani kita sepanjang perjalanan. Meski prakteknya saya suka bingung, karena antara kurang sabar menunggu penjelasan yang panjang di setiap lokasi juga ngga ngerti Bahasa Inggrisnya dan pengen buru-buru segera pindah ke lokasi berikutnya. Besarannya kita ditunjukan lokasi duduk para tamu VIP berikut restorannya, kamar ganti skuad Arsenal maupun tim tamu beserta dengan kamar mandi dan ruang relaksasinya, lorong pemain menuju lapangan yang suka ada di tipi, tempat duduk mas Wenger dan para pemain di pinggir lapangan dan ruang interview media.arsenal2   arsenal9

Ada yang khusus di salah satu sudut, di mana Spanduk Arsenal Indonesia  terpampang cantik bersama dengan spanduk supporter dari seluruh penjuru Inggris maupun dunia. Bangga juga rasanya melihat itu, hasil kerja keras tim ID Arsenal. Bravoo..

arsenal10

Di akhir kunjungan, saya mampir ke Superstore untuk membeli beberapa suvenir. Dan hari itu Jersey sudah habis terjual, hebatt. Meski saya ngga niat beli, secara sudah akhir musim, tak pelak penasaran juga nanya ke mbak-mbak yang jual jersey.

Sesampai di Wisma Indonesia hari itu, sudah jam 7 malam meski terangnya masih seperti jam 5 sore. Badan rasanya capek luar biasa. Meski begitu  perasaan seneng luar biasa. Bener-bener pengalaman seru, mimpi jadi nyata. Baru setahun atau dua tahun terakhir menyusun rencana. Rupanya jalannya ditunjukkan lewat perjalanan ini.

Next time kalo balik ke sini lagi harus nonton langsung di Emirates. Semoga segera ada kesempatan kembali 🙂

 

@agung_erwan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s